GEN buah kurma diteliti untuk menentukan “jenis kelamin” pohon.*


DOHA, (PRLM).- Para peneliti di Weill Cornell Medical College di Qatar (WCMC-Q) telah mengidentifikasi zona gen kurma yang dikaitkan dengan gender pohon tersebut, sehingga untuk pertama kalinya memungkinkan dengan cepat dan mudah mengidentifikasi pohon jantan dan betina. Penemuan ini memberikan sumbangan informasi yang penting untuk budidaya yang lebih efisien selain sebagai penelitian genetik.
Penelitian yang dipimpin Joel Malek, direktur laboratorium genomik WCMC-Q, diterbitkan 30 Mei dalam jurnal edisi online “Nature Biotechnology”.
Mekanisme untuk menentukan jenis kelamin dalam pohon kurma telah menjadi pertanyaan sentral selama ribuan tahun. Penelitian baru ini membuktikan bahwa gender berada di bawah kontrol genetik melalui sistem X-Y yang mirip dengan manusia.
“Sebuah cara sederhana dan dapat diandalkan untuk membedakan antara bibit jantan dan betina telah lama dicari, tidak hanya untuk keperluan pertanian, tetapi juga untuk mempromosikan studi dasar dari kurma,” kata Malek.
Pohon betina bisa berbuah, membuatnya jauh lebih berharga daripada pohon jantannya, namun identifikasi dini terhadap pohon-pohon betina yang lebih berharga sulit, karena membutuhkan waktu sekitar 5-8 tahun pembibitan untuk menghasilkan buah yang berbeda.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar